Desa Kalimantong
Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat
Luapan Air Pegunungan dan Irigasi Rendam Sawah Warga Kalimantong
Rungan Kalimantong — Hari ini (Red) Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Kalimantong sejak Selasa sore hingga Rabu malam menyebabkan sejumlah lahan pertanian tadah hujan terendam banjir. Peristiwa ini dipicu meluapnya aliran air dari kawasan pegunungan serta irigasi utama akibat tingginya debit air.
Beberapa Hektar sawah warga yang berada di wilayah dataran rendah terendam dengan ketinggian air bervariasi. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada pertumbuhan tanaman padi milik petani setempat.
Salah seorang warga Kalimantong yang tidak mau disebutkan namanya menyebut hujan turun cukup lama dan deras.
“Hujan mulai sore sampai malam, air dari pegunungan turun cepat, irigasi tidak mampu menampung sehingga sawah tergenang,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan petani setempat, Rukimin, yang mengaku khawatir tanaman padi yang baru ditanam akan mengalami gagal panen.
“Sebagian padi masih muda, kalau terlalu lama terendam bisa rusak. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” katanya.
Para petani berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan, baik berupa perbaikan dan normalisasi saluran irigasi, bantuan benih, maupun pendampingan pascabanjir agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal. Mereka juga meminta adanya langkah antisipasi untuk mencegah banjir serupa terulang saat musim hujan.
Kepala Desa Kalimantong, Ayubar, S.I.P, membenarkan Meski hujan disertai angin kencang, pemerintah desa memastikan tidak ada korban jiwa maupun kejadian angin puting beliung di wilayah Kalimantong. Kerugian sementara terfokus pada sektor pertanian.
“Meski hujan disertai angin kencang melanda Desa Kalimantong, tidak terdapat korban maupun kejadian angin puting beliung. Dampak cuaca ekstrem tersebut hanya mengakibatkan sejumlah lahan pertanian warga terendam banjir,” jelas Ayubar.
Pemerintah desa telah melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Ayubar juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian, khususnya terkait penanganan dan perbaikan saluran irigasi.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk normalisasi irigasi agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak merugikan petani,” tambahnya.
Para petani berharap adanya langkah cepat dan solusi jangka panjang guna melindungi lahan pertanian dari ancaman banjir, terutama saat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.( HK )



Wshd
24 Januari 2025 14:50:46
Semoga Desa Kalimantong menjadi Desa percontohan di Kab. Sumbawa Barat...