Rungan Kalimantong – Hari ini Red (24/02) Hujan deras yang mengguyur Desa Kalimantong selama tiga hari terakhir menyebabkan meluapnya air kiriman dari kawasan pegunungan dan merendam sejumlah lahan pertanian serta permukiman warga.
Air yang melimpah dari arah pegunungan menggenangi areal persawahan di sekitar wilayah Peliuk Mersing dan Peliuk Ai Dewa. Selain merusak tanaman warga, luapan air juga memasuki kawasan permukiman, khususnya di RT 07 Dusun Batu Putih dan sebagian Dusun Ai Dewa.
Bahkan, Kantor Desa Kalimantong turut terdampak genangan air. Di gerbang masuk desa, pantauan media menunjukkan arus air mengalir cukup deras sehingga meluap ke badan jalan dan masuk ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar jalan utama desa.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa banjir kali ini termasuk yang cukup parah. “Air datang sangat cepat dari arah gunung. Saluran yang ada tidak mampu menampung debit air yang begitu besar, sehingga langsung meluap ke rumah-rumah,” ujarnya.
Pemerintah Desa Kalimantong menyatakan bahwa tingginya intensitas hujan menyebabkan kapasitas saluran utama tidak mampu menampung debit air kiriman. Akibatnya, air meluber ke jalan raya dan permukiman warga.
“Kapasitas air sangat tinggi. Saluran utama yang ada tidak cukup untuk menampung volume air yang datang bersamaan. Ini yang menyebabkan air masuk ke rumah warga,” jelas perwakilan pemerintah desa.
Hingga berita ini diturunkan, warga bersama pemerintah desa masih melakukan upaya pembersihan dan pemantauan kondisi debit air. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada apabila curah hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian, namun kerusakan lahan pertanian dan genangan di permukiman diperkirakan berdampak pada aktivitas dan perekonomian warga setempat.( HK )





Wshd
24 Januari 2025 14:50:46
Semoga Desa Kalimantong menjadi Desa percontohan di Kab. Sumbawa Barat...