Desa Kalimantong
Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat
Dukung Eliminasi TBC, Pemdes Kalimantong Bentuk Satgas Siaga
Kalimantong, Sumbawa Barat – Pemerintah Desa Kalimantong membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Tuberkulosis (TBC) sekaligus melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas Satgas, sebagai langkah konkret memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TBC di tingkat desa.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kalimantong tersebut menghadirkan narasumber dari Puskesmas Brang Ene, yakni dr. Diana Mardilasari, Dokter Umum Puskesmas Brang Ene, serta Ibu Kepala Puskesmas Brang Ene, dan diikuti oleh perangkat desa, kader kesehatan, serta anggota Satgas Siaga TBC Desa Kalimantong.
Kepala Desa Kalimantong dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan Satgas Siaga TBC merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam melindungi kesehatan masyarakat.
“TBC masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Melalui pembentukan Satgas Siaga TBC ini, kami ingin memastikan upaya pencegahan, pendampingan, dan pengawasan pengobatan dapat berjalan lebih efektif di tingkat desa,” ujar Kepala Desa.
Ia juga menambahkan bahwa peran Satgas sangat penting sebagai penghubung antara masyarakat dan layanan kesehatan, khususnya dalam mendukung program eliminasi TBC yang dicanangkan pemerintah.
Sementara itu, Ibu Kepala Puskesmas Brang Ene dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Kalimantong. Menurutnya, keterlibatan aktif desa menjadi kunci keberhasilan pengendalian TBC.
“Puskesmas tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemerintah desa melalui pembentukan Satgas Siaga TBC sangat membantu dalam menemukan kasus lebih cepat dan memastikan pasien menjalani pengobatan sampai tuntas,” ungkapnya.
Ia berharap Satgas yang telah dibentuk dapat bekerja secara berkelanjutan dan menjadi motor penggerak edukasi kesehatan di tengah masyarakat.
Dalam sesi materi, dr. Diana Mardilasari memaparkan secara rinci mengenai penyakit TBC, mulai dari pengertian, penyebab, cara penularan, hingga langkah pencegahan. Ia menjelaskan bahwa TBC menular melalui droplet udara, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat serta etika batuk menjadi faktor penting dalam mencegah penularan.
“Pengobatan TBC harus dijalani secara teratur dan tidak boleh terputus. Peran Satgas desa sangat penting untuk mendampingi pasien agar patuh minum obat selama masa pengobatan,” jelas dr. Diana.
Selain itu, dr. Diana juga menekankan pentingnya deteksi dini dan pelaporan cepat apabila ditemukan gejala TBC di masyarakat, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Melalui pembentukan Satgas Siaga TBC dan peningkatan kapasitas ini, Pemerintah Desa Kalimantong berharap mampu mewujudkan desa yang tanggap terhadap isu kesehatan serta berkontribusi aktif dalam menurunkan angka kasus TBC di wilayah Kecamatan Brang Ene.( HK )



Wshd
24 Januari 2025 14:50:46
Semoga Desa Kalimantong menjadi Desa percontohan di Kab. Sumbawa Barat...